Rabu, 04 Mei 2011

Anak Bisa Jadi Perokok Jika Ibu Merokok Saat Hamil

Sebuah penelitian dilakukan pada wanita yang tetap merokok saat hamil. Hasil penelitian tersebut, sang ibu nantinya akan melahirkan anak yang memiliki kecenderungan menjadi perokok. Penelitian itu dilakukan oleh Universitas Arizona. "Merokok saat hamil bisa membuat anak yan dilahirkan menjadi perokok saat mereka berusia remaja dan dewasa muda," ujar pimpinan penelitian itu, Dr. Roni Grad seperti dilansir She Knows. "Rokok mempengaruhi chemistry pada otak. Jika Anda diperkenalkan pada rokok sejak dalam kandungan atau saat baru dilahirkan, Anda akan lebih memiliki kecenderungan menjadi perokok di usia 22 tahun," tambah Grad. Selain menyebabkan hal di atas, merokok saat hamil juga memiliki efek negatif lainnya. Menurut sejumlah penelitian, berikut ini tiga fakta yang bisa terjadi jika ibu hamil tetap merokok: 1. Merokok saat hamil bisa menyebabkan bayi lahir prematur atau berat bayi saat lahir kurang. 2. Merokok di dekat bayi yang baru lahir atau saat menyusui termasuk faktor yang membuat bayi berisiko terkena SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) atau sindroma bayi mati mendadak. 3. Merokok di dekat anak-anak bisa membuat mereka meniru perilaku tersebut. Melihat pada fakta di atas, menurut Dr. Roni Grad, hamil menjadi waktu yang tepat untuk wanita perokok mencoba berhenti merokok. Apalagi menurut penelitian wanita lebih sukses berhenti merokok saat mereka hamil. Hanya saja, beberapa wanita hamil memiliki halangan untuk menghentikan kebiasaan tersebut. Seperti dilansir Telegraph, sebuah studi mengatakan rata-rata wanita hamil yang tidak bisa berhenti merokok karena mereka menderita depresi dan memiliki penyakit mental. Meski begitu, bukan berarti wanita hamil yang depresi tidak bisa disembuhkan dari kebiasaan mereka merokok. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk wanita hamil yang ingin stop merokok: 1. Fokus Fokuslah pada tekad untuk berhenti merokok. Jika Anda sudah bertekad, tubuh pun bisa membantu Anda untuk melakukan tekad tersebut. Cukup banyak wanita hamil yang berhenti merokok karena secara tiba-tiba mereka benci pada rokok. Beberapa wanita lainnya merasa hormon mereka membantu dan wanita lainnya sadar kalau merokok bisa membahayakan janin. 2. Catat Setiap timbul keinginan untuk merokok, tulis atau catat dalam buku harian atau jurnal. Tulis kapan waktu itu muncul, kenapa, apa yang dirasakan saat ingin merokok, dan buat rating dengan skala 1-10. Tulisan yang dibuat ini sebenarnya mirip dengan jurnal para pelaku diet. Dengan mencatat kebiasaan yang dilakukan setiap harinya, pelaku diet tersebut bisa sukses menurunkan berat badan. 3. Dukungan Saat bertekad untuk berhenti meroko, mintalah orang-orang terdekat untuk mendukung. Jika memiliki pasangan yang juga merokok, minta mereka untuk tidak merokok di dekat Anda. Harus diingat juga, asap dari orang yang merokok juga bisa membahayakan janin. 4. Tutup Mata Setiap ingin merokok, tutuplah mata Anda. Lalu tarik napas dan pelan-pelan hitung 1-10 lalu buang. Ingat lagi, bahwa tujuan Anda berhenti merokok untuk si bayi. Saat Anda sukses menghilangkan keinginan untuk merokok itu, beri diri Anda penghargaan. Caranya, masukkan uang ke dalam celengan. Besarnya uang yang akan ditabung itu terserah Anda. Saat celengan sudah penuh, Anda bisa memakai uang tersebut untuk membeli pakaian si kecil.
Terimakasih sudah membaca artikel Anak Bisa Jadi Perokok Jika Ibu Merokok Saat Hamil dengan URL http://terupdates.blogspot.com/2011/05/anak-bisa-jadi-perokok-jika-ibu-merokok.html. Sempatkan juga untuk membaca artikel-artikel yang lainnya.

0 komentar:

Tulis komentar anda untuk artikel Anak Bisa Jadi Perokok Jika Ibu Merokok Saat Hamil di atas!