Ide gue sih gini, klo kamu?? |
- 5 "Insiden" yang kerap terjadi saat BERCINTA!!
- Kamera 3D ternyata sudah ada sejak abad ke 19!!
- Zat-zat beracun yang paling BERBAHAYA bagi manusia!!
| 5 "Insiden" yang kerap terjadi saat BERCINTA!! Posted: 29 May 2011 08:55 AM PDT Kecelakaan atau cedera bisa terjadi kapan saja, termasuk saat Anda dan pasangan berhubungan seks. Memar, lecet bahkan terbentur bisa dialami setiap pasangan suami istri kala bercinta dan menyebabkan rasa sakit setelahnya. ![]() Meskipun hal tersebut wajar terjadi, bukan berarti bisa dianggap remeh. Jangan abaikan luka sekecil apapun setelah bercinta, karena meskipun ringan tapi jika terjadi terus menerus juga bisa membahayakan kondisi fisik Anda maupun pasangan. Dikutip dari thesite, berikut ini lima kecelakaan yang umum terjadi saat bercinta dan cara mengatasinya. 1. Benturan pada Kepala Gerakan menghentak saat penetrasi seks mungkin bisa menyebabkan kepala pasangan terbentur sandaran atau pinggiran tempat tidur. Hal tersebut bisa mengakibatkan kepala memar-memar, bahkan hingga pingsan bila benturan keras berkali-kali menimpa kepala. Untuk menghindarinya, tempatkan bantal di dekat sandaran tempat tidur atau beli tempat tidur dengan sandaran yang empuk. Jika pasangan Anda pingsan karena terbentur saat bercinta, segera beri ruang untuk bernafas dan tempelkan wewangian beraroma tajam di hidungnya. Cara ini bisa menyadarkan orang pingsan karena shock ringan. Tapi bila dalam lima menit masih tidak sadar, bergegaslah hubungi ambulans atau dokter. 2. Lecet Akibat Gesekan Mungkin beberapa pasangan pernah mencoba hubungan seks selain di tempat tidur, agar tidak membosankan. Misalnya di atas karpet, permadani atau lantai tanpa alas. Gesekan antara kulit dengan karpet atau material keras lain saat berhubungan, mungkin bisa membuat kulit lecet atau terasa terbakar. Cepatlah obati luka lecet tersebut dengan cairan antiseptik dan obat luka agar tidak infeksi. Bila Anda ingin bereksperimen dalam bercinta, jangan lakukan di medium yang kasar atau keras. Lapisi karpet dengan bed cover atau sprei berbahan lembut untuk meminimalisir terjadinya luka. 3. Luka Tergigit Gigitan di beberapa area tubuh tertentu, misalnya bibir, dada, telinga atau punggung kadang bisa menambah gairah seksual. Tapi bila terlalu semangat 'menggigit', bisa saja meninggalkan luka lecet atau membiru pada kulit pasangan. Untuk mencegahnya, mintalah pasangan memperlakukan Anda lebih lembut, begitupun sebaliknya. Jika Anda atau si dia tidak bisa menahan diri dan 'kecelakaan' itu terlanjur terjadi, segera obati dengan cairan antiseptik. 4. Cakaran Karena terlalu menikmati penetrasi atau menjelang orgasme, biasanya tanpa sadar seseorang akan mencakar punggung atau lengan pasangannya. Hal tersebut mungkin wajar dan normal saja terjadi saat bercinta. Tapi luka yang tertinggal sebaiknya segera disembuhkan sebelum terjadi infeksi. Apalagi bila sampai mengeluarkan banyak darah. Setelah diberi obat luka, balut bekas cakaran dengan perban atau plester luka. 5. Memar-memar Lutut, lengan, bokong dan kaki adalah bagian tubuh yang kerap mengalami memar akibat berhubungan seksual. Memar biasanya muncul karena pembuluh darah kecil pecah akibat terbentur. Untuk menyembuhkannya, kompres bagian yang memar dengan es batu yang dibungkus kain, atau ambil sesuatu yang dingin dari kulkas. Bila memar tak kunjung sembuh, kemungkinan Anda mengalami luka dalam dan sebaiknya minta bantuan dokter. Konsultasi dengan ginekolog diperlukan, jika memar terjadi pada area Miss V atau dekat rahim. |
| Kamera 3D ternyata sudah ada sejak abad ke 19!! Posted: 28 May 2011 11:18 PM PDT Ibarat mainan baru, teknologi tiga dimensi (3D) membuat orang kesengsem. Hampir semua informasi mengenai produk elektronik berbau 3D kini diburu. Tengok saja pada pergelaran tahunan Consumer Electronics Show 2011 di Las Vegas lalu. Stan yang menampilkan teknologi ini diserbu pengunjung. Para produsen elektronik, seperti Sony, Panasonic, dan Fuji, mencium gurihnya pasar 3D. Kini mereka berlomba menghadirkan teknologi baru ini. Salah satu produk elektronik 3D yang mengalami perkembangan pesat adalah kamera digital. Ya, kini merekam momen bahagia bisa seindah aslinya. Tapi, boleh percaya boleh tidak, fotografi 3D sebenarnya sudah ada sejak 150 tahun lalu. Charles Wheatstone, pada 1838, mengemukakan bahwa manusia melihat dunia dalam tiga dimensi lantaran otak menerima dua gambar berbeda. Tiap mata, yang terpisah sekitar 75 milimeter, melihat benda dari perspektif yang sedikit berbeda. Itu sebabnya, menurut Wheatstone, manusia bisa melihat dunia dalam tiga dimensi, yakni membedakan jarak dan kedalaman. Pada saat bersamaan, Fox Talbot berhasil memindahkan pemandangan alam ke atas kertas melalui bantuan cahaya. Untuk membuktikan teorinya, Wheatstone menciptakan stereoscope, alat untuk melihat dua gambar sekaligus atau dikenal sebagai stereograph. Dengan stereoscope, dua gambar yang berbeda menghasilkan gambar 3D. Pada era 1890-an, stereoscope sangat populer. Ada di hampir setiap rumah. Tapi, pada 1900, kehadiran kamera Kodak Brownie membuat orang mulai meninggalkan stereoscope. Kodak Brownie dianggap lebih mudah digunakan. Meski begitu, apa yang dibuat Wheatstone menjadi cikal-bakal kamera 3D, yang kini menjadi tren memasuki Tahun Kelinci. Beberapa produsen kamera sebenarnya sudah mulai memperkenalkan kamera dengan fitur 3D sejak tahun lalu. Sony, misalnya, tahun lalu meluncurkan kamera digital single-lens reflex atau DSLR Alpha NEX3 dan NEX5. Dua kamera ini melengkapi jajaran produk Sony berfitur 3D. Kamera lainnya adalah Alpha SLT A55, Alpha SLT A33, serta Cyber-shot TX5, W570, dan WX5. "Saat ini hampir semua kamera Sony berfitur 3D," ujar Product Marketing PT Sony Indonesia Danu Sagoro melalui surat elektronik. Menurut Danu, beberapa kamera Sony sudah dilengkapi fitur 3D Sweep Panorama, yakni mengambil foto 3D dengan lensa tunggal. Dia mengklaim Sony-lah yang pertama membuatnya. Soal prospek, Danu optimistis kamera 3D bakal diserap konsumen. Dia mencontohkan, selain kamera 3D, ada LCD dan LED TV 3D serta laptop. "Kami yakni, ke depan, harga barang-barang itu akan turun dan makin dinikmati konsumen," ujar Danu. Network Product Manager PT Panasonic Gobel Indonesia Dharmaparayana Sthirabudhi sependapat dengan Danu. Menurut dia, konsumen kini punya banyak pilihan untuk menikmati produk 3D. Meski masih mahal, makin lama kian murah dan terjangkau. Panasonic, kata Dharma, tak mau ketinggalan dalam menghadirkan kamera 3D. "Kamera 3D ini sebagai salah satu diferensiasi produk," ujarnya. |
| Zat-zat beracun yang paling BERBAHAYA bagi manusia!! Posted: 28 May 2011 08:06 PM PDT Arsen (Arsenic) ![]() Arsenik secara kimiawi memiliki karakteristik yang serupa dengan Fosfor, dan sering digunakan sebagai pengganti dalam berbagai reaksi biokimia dan juga beracun. Ketika dipanaskan, arsenik akan cepat teroksidasi menjadi oksida arsenik, yang berbau seperti bau bawang putih. Arsenik dan beberapa senyawa arsenik juga dapat langsung tersublimasi, berubah dari padat menjadi gas tanpa menjadi cairan terlebih dahulu. Jika berada dalam bentuk unsur, maka arsenik tidak berbahaya. Tapi jika dalam bentuk oksidanya yaitu arsen dioksida, maka bersifat racun yang berbentuk serbuk putih serta larut dalam air. Arsenik tidak berasa dan sukar untuk dideteksi. Makanan atau minuman yang dicampur arsenik tidak akan berasa. Senyawa ini dulu disebut 'bubuk warisan' karena digunakan untuk membunuh orang agar bisa mendapatkan warisannya dan kematiannya biasanya dianggap wajar. Gejala-gejala keracunan arsenik akut dapat terjadi dalam dua bentuk. Pertama mengakibatkan kelumpuhan parah yang dapat terjadi dalam waktu 1-2 jam dan biasanya sering ditandai dengan tanda-tanda mengigau atau kegilaan. Sedangkan yang kedua dalam gangguan pencernaan seperti mual, sakit kepala, nyeri hebat, muntah dan diare. Seseorang yang terpapar zat ini dalam dosis yang tidak mematikan, kedepannya dapat menyebabkan keracunan kronis dan karsinogenik (zat penyebab kanker). Karenanya arsenik masih menjadi perdebatan terhadap keselamatan pekerja di industri yang masih menggunakan arsenik seperti insektisida atau perusahaan pembasmi gulma serta ekstraksi bijih timah dan tembaga. Beberapa tokoh yang pernah keracunan arsenik adalah Napoleon Bonaparte, Huo Yuanjia dan Munir. Zat arsenik dapat mematikan dengan cara merusak sistem pencernaan orang tersebut sehingga menyebabkan kematian karena shock. Hal ini pula yang terjadi pada Napoleon Bonaparte, kaisar Perancis ini sebelumnya diyakini meninggal akibat kanker lambung. Tapi setelah hampir seratus tahun baru diketahui bahwa ia meninggal akibat keracunan arsenik berdasarkan analisis rambutnya yang mengandung arsenik dengan dosis di ambang batas aman. Botulisme ![]() Botulisme adalah penyakit infeksi paling berbahaya yang disebabkan oleh bakteri Clostridium botulinum. Selain itu bakteri ini dikenal sebagai bakteri anaerob yaitu dapat bertahan hidup, mereproduksi dirinya sendiri serta menghasilkan racun yang paling mematikan dan efektif pada tingkat oksigen yang sangat rendah. Racun dari bakteri ini dikenal paling kuat sehingga dilarang penggunaannya sebagai senjata biologis dalam peperangan. Racun dari bakteri ini akan menyerang sistem saraf dan membuat seseorang meninggal dengan rasa sakitnya. Infeksi racun ini menyebabkan kelumpuhan akut pada kedua sisi saraf tubuh (saraf karnial) dan saraf yang melakukan kontrol otomatis serta kesadaran dalam tubuh. Racun yang menyebabkan botulism, yang sangat berpotensi racun, bisa sangat merusak fungsi syaraf. Racun botulism melumpuhkan otot dengan menghambat pelepasan pada neurotransmitter acetycholine dari syaraf. Botulism bisa mulai dengan mulut kering, penglihatan ganda, dan ketidakmampuan untuk fokus pada mata atau dengan gangguan lambung. Sianida (Cyanide) ![]() Sianida adalah senyawa kimia yang mengandung kelompok siano C≡N, dengan atom karbon terikat-tiga ke atom nitrogen. Kelompok CN dapat ditemukan dalam banyak senyawa. Beberapa adalah gas, dan lainnya adalah padat atau cair. Beberapa seperti-garam, beberapa kovalen. Beberapa molekular, beberapa ionik, dan banyak juga polimerik. Senyawa yang dapat melepas ion sianida CN− sangat beracun. Sianida terkadang masih suka digunakan di pertambangan untuk mengekstraksi emas dan perak. Hal ini yang masih menjadi kontroversi terhadap keselamatan penambang emas dan perak, karena kebocoran sianida bisa mempengaruhi kesehatan manusia dan makhluk hidup di sekitarnya. Racun sianida bahkan terkandung dalam biji buah apel. Namun anda tidak perlu khawatir, karena sianida yang terkandung dalam biji apel ini sangat sedikit. Diperlukan kira-kira satu keranjang besar yang penuh berisi biji apel untuk mencapai dosis yang mampu membunuh anda dengan kandungan sianida di dalamnya. Sianida merupakan racun yang berpotensi mematikan, karena zat ini membuat tubuh tidak dapat menggunakan oksigen untuk mempertahankan tubuhnya. Zat ini bisa berbentuk gas seperti hidrogen sianida atau dalam bentuk kristal seperti potasium sianida atau sodium sianida. Gas sianida dapat diserap melalui inhalasi (paru-paru), kulit atau ingesti (mulut menuju perut) dan didistribusikan ke seluruh tubuh. Jika zat ini masuk ke dalam tubuh bisa menghambat kerja enzim tertentu di dalam sel, mengganggu penggunaan oksigen oleh sel dan dapat menyebabkan kematian sel. Pada dosis tertentu, zat ini dapat menyebabkan kematian dalam waktu 15 menit saja akibat kekurangan oksigen. Racun sianida biasanya dioleskan pada pinggir gelas, botol minum atau disuntikkan ke dalam batu es. Sianida hanya bereaksi sebagai hidrogen sianida bebas, oleh karena itu garam-garam yang ditelan harus bertemu dengan air atau asam lambung sebelum membebaskan asam hidro-sianida, proses ini hanya butuh waktu beberapa detik. Penggunaan racun sianida untuk bunuh diri digunakan tokoh kontroversial Nazi, Hitler yang diduga minum kapsul sianida sebelum menembakkan kepalanya. Tetrodotoksin (Tetrodotoxin) ![]() Tetrodotoksin, juga dikenal dengan nama "tetrodox" dan umumnya disingkat menjadi TTX, adalah sejenis neurotoksin yang dikenal tidak memiliki penawar racunnya. Tetrodotoksin menghambat potensial aksi saraf dengan berikatan dengan pori-pori saluran natrium pada membran sel saraf. Zat ini biasanya terdapat di dalam ikan puffer (ikan buntal) dan bisa menyebabkan keracunan tetrodotoksin neurotoksin, ikan ini banyak terdapat di Asia terutama di Jepang. Orang yang keracunan tetrodotoksin biasanya setelah mengonsumsi ikan puffer atau ikan buntal dalam jumlah tertentu. Namun terkadang racun ini ditemukan masuk ke dalam aliran darah atau melalui luka yang terbuka. Dosis 25 miligram tetrodoksin murni bisa mematikan dan diperkirakan efeknya melebihi sianida. Namun jika diberikan melalui injeksi, dosis tetrodotoksin untuk mencapai dosis yang mematikan lebih kecil lagi yaitu sekitar 1,5 mg. Racun ini akan terkonsentrasi di hati, organ kelamin dan kulit binatang. Selain itu zat ini akan tetap stabil jika terkena suhu tinggi dan larut dalam air. Zat ini berbentuk heterosiklik kecil dan molekul organiknya dapat bekerja secara langsung di saluran elektrik natrium yang aktif di jaringan saraf. Karenanya orang yang keracunan zat ini disebabkan oleh kerusakan saraf. |
| You are subscribed to email updates from Ide gue sih gini, klo kamu?? To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
Terimakasih sudah membaca artikel Ide gue sih gini, klo kamu?? dengan URL http://terupdates.blogspot.com/2011/05/ide-gue-sih-gini-klo-kamu_30.html. Sempatkan juga untuk membaca artikel-artikel yang lainnya.





0 komentar:
Tulis komentar anda untuk artikel Ide gue sih gini, klo kamu?? di atas!